Inilah Makanan Pantangan Asam Urat dan Kolesterol yang Perlu Anda Ketahui

Pantangan asam urat dan kolesterol terutama dalam hal makanan memang tidak semua orang mengetahuinya. Bagi yang sering berkonsultasi dengan dokter mungkin sudah tau makanan pantangan apa saja yang boleh dikonsumsi dan yang tidak boleh dikonsumsi.

Penyakit asam urat dan kolesterol biasanya menyerang seseorang yang berusia 35 tahun ke atas. Terkadang banyak orang yang menganggap remeh penyakit ini, karena seakan-akan “bisa” sembuh dengan sendirinya. Namun perlu diketahui bahwa asam urat dan kolesterol bisa kapan saja kambuh, bahkan lebih parah lagi pada kondisi tertentu dapat menyebabkan kematian.

Penderita asam urat dan kolesterol mau tidak mau wajib menjalankan pola hidup sehat dengan menghindari pantangan asam urat dan kolesterol sesuai dengan anjuran dokter. Berikut beberapa pantangan asam urat dan kolesterol.

Pantangan asam urat dan kolesterol: Jeroan

Daging jeroan memang tidak semua orang suka, namun yang menyukai jeroan kenyataannya tidak sedikit. Seperti ati dan ampela, paru, babat, kikil, usus dan lain-lain. Pada orang yang normal memang diperbolehkan mengkonsumsi jeroan meskipun tetap harus dikontrol banyaknya. Akan tetapi bagi penderita asam urat dan kolesterol, mengkonsumsi jeroan adalah wajib dilarang.

Perlu diketahui bahwa jeroan seperti yang terdapat pada jeroan ayam atau sapi terkandung banyak zat purin yang akan menghasilkan asam urat yang cukup banyak. Secara teknis zat purin merupakan senyawa yang terdapat pada suatu makanan yang mengubah kadar asam urat dalam darah.

Berbagai makanan laut atau seafood

Bagi orang yang normal, makanan laut atau seafood merupakan makanan yang baik dan bergizi, karena makanan laut biasanya kaya akan protein dan omega 3 yang baik untuk pertumbuhan otak. Namun tidak dengan orang yang menderita asam urat dan kolesterol.


Beberapa makanan laut yang dilarang untuk dikonsumsi oleh seseorang yang menderita asam urat antara lain adalah ikaln sardern, makaret, tuna, kerang, ikan teri, tongkol, ikan pari, lobster dan lain-lain. Di dalam makanan laut tersebut terdapat zat purin yang tinggi. Hal ini merupakan hal yang tidak baik karena biasanya setelah mengkonsumsi makanan laut, jangan heran kadar asam urat dan kolesterol naik dengan cepat.

Kacang-kacangan tertentu

Manfaat mengkonsumsi kacang-kacangan memang sudah tidak diragukan lagi, namun khusus untuk penderita asam urat dan diabetes, kacang-kacangan ini perlu dihindari antara lain melinjo, kacang tanah, toge, dan kacang hijau.

Tempe tan tahu juga termasuk dalam olahan makanan yang dibuat dari kacang kedelai, apakah juga perlu dihindari bagi penderita asam urat dan diabetes? sebenarnya iya, Anda juga diusahakan perlu menghindari makanan tempe dan tahu. Namun beberapa dokter menyarankan jika tetap ingin mengkonsumsi tempe sebaiknya tidak lebih dari 100 gram perhari, mungkin kurang lebih sekitar sepotong kecil saja.

Makanan yang mengandung santan

Makanan yang mengandung santan juga terdapat kandungan purin meskipun tidak sebanya pada makanan seafood. Namun tetap saja sebisa mungkin dihindari terutama yang asam uratnya sering kambuh. Termasuk olahan makanan santan yang menggunakan margarin atau goreng-gorengan terutama yang menggunakan minyak goreng curah.

Pantangan asam urat dan kolesterol: Daging

Daging merah seperti daging sapi atau kambing dikenal memiliki kadar purin yang cukup tinggi, cukup untuk membuat penderita asam urat dan kolesterol kambuh dengan cepat. Namun jika Anda tetap ingin mengkonsumsi daging, konsumsi-lah daging seperti daging ayam atau kalkun, akan tetapi daging ayam juga jangan mengkonsumsi kulit-nya terlau banyak.

Sebenarnya kadar asam urat dan kolesterol dalam dara dapat dikontrol asalkan tetap disiplin dalam mengkonsumsi makanan yang boleh dikonsumsi dan yang tidak boleh dikonsumsi. Berolahraga secara teratur juga akan membantu menjaga agar badan tetap bugar dalam menjalankan aktivitas sepanjang hari.