Begini Cara Mengatasi Sakit Kepala: Kenali Penyebabnya dahulu

Cara mengatasi sakit kepala yang terjadi di kehidupan masyarakat sangat beragam. Ada yang terbiasa menggunakan obat tradisional, ada juga sebagian orang yang memilih langsung mengkonsumsi obat pereda sakit kepala. Namun banyak dari kita tidak mengetahui penyebab pasti sakit kepala yang timbul.

Ada baiknya terlebih dahulu mengetahui penyebab sakit kepala yang sering menimpa hampir semua orang. Dengan mengetahui jenis sakit kepala yang dirasakan. Maka penanganan secara dini dapat dilakukan dengan sendiri tanpa harus pergi ke dokter. Karena sebetulnya pada gejala sakit kepala ringan dapat diatasi sendiri dengan melakukan hal-hal yang akan dijelaskan berikut ini.

Pengertian sakit kepala secara umum

Mungkin banyak dari Anda yang sudah pernah merasakan sakit kepala. Bahkan hanpir semua orang di dunia pernah mengalami sakit kepala. Baik itu dialami oleh orang dewasa maupun anak-anak. Ada banyak sekali penyebab datangnya sakit kepala, mulai dari hanya kecapean bahkan hingga adanya tanda-tanda penyakit lain yang salah satu gejalanya adalah sakit kepala.

Ketika seseorang mengalami sakit kepala yang ringan, cara mengatasinya memang cukup mudah, antara lain cukup dengan istirahat yang cukup dan banyak minum air putih. Jika tidak reda juga bisa dengan meminum obat pereda sakit kepala yang banyak dijual si warung atau toko.

Namun selain daripada itu ada jenis sakit kepala yang memerlukan penanganan lebih lanjut karena beberapa alasan lain yang hanya dapat diketahui dengan melakukan medical checkup dan berkonsultasi dengan dokter karena bisa jadi gejala sakit kepala yang berkelanjutan dapat membahayakan.

Cari tahu Penyebab sakit kepala yang menyerang Anda

Sakit kepala ringan bisa terjadi pada siapa saja dan itu normal. Namun sebenarnya secara medis sakit kepala dikelompokan menjadi 2, yakni sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder. Beberapa jenis sakit kepala yang termasuk sakit kepala primer diantaranya adalah migrain dan sakit kepala tegang. Sedangkan yang dimaksud dengan jenis sakit kepala sekunder adalah sakit kepala yang disebabkan adanya penyakit lain seperti kanker otak, trauma karena habis kecelakaan, dan infeksi seperti infeksi flu, sinuitis dan infeksi telinga.

Sakit kepala tegang dan migrain biasanya dapat sembuh dengan cukup banyak istirahat, banyak minum air putih, dan minum sesekali obat pereda sakit kepala. Namun jika sakit kepala tidak kunjung sembih selama beberapa hari, maka harus segera dikonsultasikan pada dokter untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut.

Selanjutnya, beberapa penyebab sakit kepala yang diakibatkan selain karena hipertensi dan gangguan penyakit lainnya adalah:

  1. Stress. Stress memang tidak dialami oleh semua orang. Namun stress menjadi salah satu penyebab sakit kepala yang dapat dialami si penderita. Namun demikian tidak semua orang stree juga bisa mengalami sakit kepala.
  2. Kurang tidur. Hampir semua orang pasti pernah mengalami kurang tidur. Terutama dialami oleh orang dewasa yang banyak beraktivitas baik pada siang hari maupun pada malam hari. Kurang tidur dapat menjadi salah satu timbulnya gangguan seperti sakit kepala, gangguan pencernaan dan gelisah.
  3. Pada wanita, hormon estrogen bisa menjadi salah satu penyebab sakit kepala. biasanya terjadi pada wanita antara 30 hingga 50 tahun.

Jika sakit kepala sering menyerang secara terus menerus. Anda harus melakukan general check-up seperti tes darah untuk memastikan penyebab yang terjadi pada tubuh.


Cara mengatasi sakit kepala tanpa obat

Setelah mengetahui penyebab umum dari sakit kepala, yang selanjutnya dilakukan tentu cara mengatasi sakit kepala tersebut. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa sakit kepala ringan sebenarnya bisa sembuh sendiri, atau dengan sedikin minum obat pereda sakit kepala yang banyak ditemukan di warung-warung. Tentunya hal ini aman selama mengikuti petunjuk dosis kemasan yang dianjurkan.

Secara umum, ada beberapa hal yang bisa dilakukan dalam mengatasi sakit kepala tanpa harus mengkonsumsi obat-obatan. Antara lain adalah sebagai berikut.

Banyak minum air putih

Tubuh kita memerlukan cairan untuk dapat beraktivitas. Dehidrasi adau kekurangan cairan bisa menjadi salah satu penyebab sakit kepala. Disarankan bagi Anda untuk meminum air setiap hari setidaknya sebanyak delapan hingga 9 gelas per-harinya agar terhindar dari kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi.

Kekurangan cairan tubuh juga akan menghambat jumlah oksigen dalam darah mengalir ke otak. Oleh sebab itulah orang yang kurang minum air putih sering mengalami sakit kepala.

Mengatasi sakit kepala dengan pijatan

Ketika sedang mengalami sakit kepala, Anda dapat mencoba cara yang satu ini. Yaitu dengan cara memijat ringan bagian kepala yang sakit dengan menggunakan jaru telunjuk atau ibu jari Anda. Atau bisa meminta bantuan orang lain yang biasa memijat area kepala dan sekitar leher.

Cara ini dapat membantu meringankan sakit kepala dan menimbulkan efek relaksasi yang membuat nyaman. Disarankan setelah melakukan pijatan kepala untuk langsung beristirahat. Dengan begitu biasanya ketika selepas istirahat sakit kepala akan hilang dengan sendirinya.

Istirahat yang cukup

Kurang tidur merupakan salah satu faktor penyebab umum dari sakit kepala. Selain karena metabolisme tubuh tidak berjalan dengan baik, kinerja otak saat berfikir juga menjadi tidak optimal ketika seseorang mengalami kurang tidur, apalagi pada saat melaksanakan aktivitas bekerja. Idelanya seseorang dapat dikatakan cukup tidur apabila dapat beristirahat 6 sampai 7 jam sehari.

Mengkonsumsi makanan yang bergizi

Pernahkan Anda mendengar seseorang yang merasa pusing atau sakit kepala pada saat orang tersebut merasa lapar atau belum makan? nampaknya ini bukan sugesti belaka. Selain bisa menyebabkan sakit kepala, pada saat seseorang tidak cukup makan terkadang akan mengalami hal-hal psikologis selain menjadi sensitif terhadap orang lain, misalnya cepat marah dan lain-lain.

Seorang ahli gizi yang bernama Alexis Poole dalam penelitian ilmiahnya mengatakan bahwa otak manusia membutuhkan cukup energi untuk bekerja secara optimal. Energi ke otak ini harus dipenuhi dari suplemen atau makanan yang bergizi. Salauh satu penunjang lainnya adalah kadar glukosa. Jika kadar glukosa yang mengalir ke otak terlalu rendah. Maka akan menjadi salah satu penyebab timbulnya sakit kepala.

Meredakan sakit kepala dengan komres

Setelah Anda melakukan hal-hal diatas, seharusnya sakit kepala dapat teratasi selama beberapa hari. Bahkan sakit kepala ringan dapat dilakukan dengan istirahat sejenak saja. Namun jika hal-hal diatas sudah dilakukan namun sakit kepala tidak kunjung sembuh. Maka tingkat selanjutnya Anda dapat meminum obat pereda sakit kepala dengan dosis yang dianjurkan dalam kemasan.

Namun apabila sakit kepala tidak kunjung sembuh juga selama beberapa hari, maka ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut. Karena bisa jadi sakit kepala yang dialami bukan sakit kepala biasa dan hanya dokter yang dapat mendiagnosis sakit kepala yang dialami. Apalagi jika demam tersebut disertai dengan demam tinggi, seluruh badan pegal-pegal, bahkan sampai hilang kesadaran.

Demikian penjelasan mengenai cara mengatasi sakit kepala. Dengan menjalankan pola hidup sehat yang benar akan membantu terhindar dari segala gangguan kesehatan seperti sakit kepala.