Apakah Rokok Elektrik Aman Bagi Ibu Hamil? Ini jawabannya…

Merokok merupakan salah satu yang menjadi gaya hidup di Indonesia. Bahkan perokok sekarang tidak hanya dialami oleh kamu pria, namun juga kaum wanita. Banyak yang menjadikan rokok sebagai pelampiasan untuk menghilangkan stress. Termasuk bagi wanita hamil.

Pada saat sekarang ini cukup banyak wanita hamil yang merokok. Entah mereka tidak mengetahui bahaya merokok pada saat hamil, atau memang sudah kecanduan merokok pada saat sebelum hamil. Merokok tembakau sudah tentu selain dapat menyebabkan kanker dan penyakit jantung, namun juga dapat menyebabkan gagal janin. Namun apakah rokok elektrik aman bagi ibu hamilapakah rokok elektrik aman bagi ibu hamil

Banyak wanita hamil yang beralih ke rokok elektrik dengan alasan rokok elektrik ini dianggap lebih aman dan tidak akan beresiko terhapda janin yang dikandungnya. Sedikit lebih aman? ya memang benar, tapi resiko lebih aman dari kegagalan janin tidaklah sepenuhnya benar.

Hal itu dikarenakan komposisi bahan-bahan yang terdapat pada rokok tembakau dan rokok elektrik hampir mirip-mirip, terutama kandungan nikotin yang ada didalamnya. Bahkan pada rokok elektrik menurut sebagian para ahli mengatakan bahwa jumlah senyawa kimia pada rokok elektrik lebih banyak dibandingkan dengan rokok tembakau.

Rokok tembakau dan rokok elektrik sama-sama beresiko

Banyak pakar-pakar kesehatan di Indonesia menyebutkan bahwa roko tembakau banyak mengandung racun terutama nikotin yang beresiko cukup besar terhadap keguguran, kelahiran prematur bahkan bayi yang lahir nantinya beresiko cacat, meskipun tidak semua ibu hamil yang merokok banyak juga yang sehat, tergantung kondisi-kondisi tertentu yang menyebabkan hal tersebut.


Hal ini karena pada rokok tembakau banyak mengandung nikotin yang ternyata menurut penelitian oleh para ahli menyebutkan bahwa zat ini sangat berbahaya bagi perkembangan plasenta. Namun bagaimana dengan rokok elektrik.

Sebenarnya rokok tembakau dan rokok elektrik sama-sama memiliki resiko bahaya, umumnya terhadap kesehatan. Rokok elektrik mengandung senyawa nikotin juga seperti halnya pada rokok tembakau, ditambah dengan senyawa kimia lainnya seperti perasa, zat pengawet dan lain-lain.

Baca juga: Apakah rokok elektrik aman sebagai pengganti rokok tembakau?

Karena pada rokok elektrik juga terkandung zat nikotin, maka sebetulnya ibu hamil seharusnya dilarang mengkonsumsi roko elektrik karena zat nikotin dapat mengganggu kehamilan, terutama pada plasenta, otak dan paru-paru pada janin yang dikandung. Bahkan pada makanan sekalipun yang mengandung nikotin dilarang bagi ibu hamil, apalagi rokok.

Belum ada penelitian khusus mengenai bahaya rokok elektrik terhadap janin

Meskipun bahan dari rokok tembakau dan rokok elektrik sama-sama memiliki kandungan nikotin dan zat kimia lainnya. Namun sebenarnya rokok elektrik pada ibu hamil masih belum ada penelitian khusus. Baik itu jumlah resiko, maupun bukti-bukti empiris yang mengatakan bahwa ibu hamil yang mengkonsumsi rokok atau Vape pasti menyebabkan gangguan kehamilan seperti keguguran dan cacat janin.

Jadi apakah rokok elektrik aman bagi ibu hamil?

Berdasarkan penjelasan diatas, kesimpulan dari pertanyaan “apakah rokok elektrik aman bagi ibu hamil? jawabannya adalah merokok baik itu rokok tembakau dengan rokok elektrik sama-sama dilarang bagi ibu hamil meskipun pada bahaya rokok elektrik terhadap ibu hamil belum ada penelitian khusus. Namun jika ditinju dari bahan-bahan kimia yang terdapat pada rokok elektrik seperti nikotin, tentu sangat berbahaya bagi kehamilan.

Sebaiknya pada saat hamil, wanita sangat disarankan untuk tidak merokok. Baik itu rokok tembakau maupun rokok elektrik. Sebaiknya ketika sedang hamil atau merencanakan kehamilan pola hidup sehat harus dijalankan dengan baik terutama dalam hal merokok sebaiknya diihndari sehingga resiko bahaya terhadap kehamilan tidak akan disesali di kemudian hari.